Capaian SPM Dikdas Meningkat, Bupati Menerima Penghargaan

Kamis, 23 November 2017 16:28:56 - Oleh : Dinas Dikpora
 

 

CAPAIAN SPM DIKDAS MENINGKAT

BUPATI KULON PROGO MENERIMA PENGHARGAAN

 

Jakarta, Kemendikbud. Seiring telah dilaksanakannya Ekspose Dokumen Roadmap Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM Dikdas), sebagai bagian dari sasaran dan tujuan Program Peningkatan Kapasitas Penerapan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (PKP SPM Dikdas), pada tanggal 18 September 2017 di Aula Adikarto Komplek Pemkab Kulon Progo, Bupati Kulon Progo menerima Penghargaan sebagai Kabupaten yang berperan aktif dalam pemenuhan SPM Dikdas. Perlu kita ketahui bahwa lebih dari 70 persen sekolah dan madrasah di 108 Kabupaten/Kota Penerima Hibah PKP SPM Dikdas di Indonesia telah mengalami peningkatan dalam pemenuhan SPM Dikdas, salah satunya Kabupaten Kulon Progo, yakni capaian pada Tahun 2015 dan 2016. Pencapaian tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad dalam Dialog Nasional di Kantor Kemendikbud Jakarta, Senin, (20/11/2017).

 

Hamid Muhammad mengungkapkan, bahwa pendidikan dasar adalah pondasi yang harus dikawal bersama-sama, dan tantangannya adalah masalah mutu. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Uni Eropa dan Bank Pembangunan Asia (ADB) atas dukungannya terhadap program PKP SPM Dikdas. “Dengan dukungan berbagai pihak, Program PKP-SPM Dikdas telah berhasil menyatukan semangat dan kerja berbagai komponen bangsa untuk menjamin layanan pendidikan secara merata dari Sabang sampai Merauke di era otonomi daerah ini (Sumber: www.kemdikbud.go.id).


Sebelum dilaksanakan Dialog Nasional tersebut, Kemendikbud menyampaikan penghargaan kepada kepala daerah dari kabupaten/kota yang secara aktif melakukan pemenuhan SPM Dikdas, antara lain Kabupaten Kulon Progo yang langsung diterima oleh Bupati Kulon Progo dr. Hasto Wardoyo, sp. OG (K). Selanjutnya, Dialog Nasional ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama membahas SPM Dikdas Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata, dengan Nara sumber Dirjen Dikdasmen, Hamid Muhammad. Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam, dan Wakil Bupati Nagekeo, Paulinus Y. Nuwa Veto. Selanjutnya, dalam sesi kedua, Dialog Nasional ini membahas tentang sinergi, praktik baik dan inovasi dalam Pemenuhan SPM, dengan nara sumber Staff Ahli Mendikbud Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, James Modouw, Wakil Bupati Boalemo, Anas Yusuf, Wakil Bupati Gresik, Moh Qosim, dan Kepala Dinas Pendidikan Manokwari, Barnabas Dowansiba.

 

Dialog Nasional Pemangku Kepentingan yang diadakan oleh Program Peningkatan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas ini juga menandai berakhirnya Program PKP SPM Dikdas yang diluncurkan pada Juni 2014 oleh Kemendikbud, yang didukung oleh Uni Eropa dan dikelola oleh Bank Pembangunan Asia (ADB). Acara Dialog Nasional ini dihadiri lebih dari 200 pemangku kepentingan, termasuk, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Bupati/Walikota dari 108 Kabupaten/Kota peserta program.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

 Komentar Via Facebook