Menyiapkan Generasi Masa Depan Melalui Ekstra Membatik

Rabu, 21 Maret 2018 10:27:43 - Oleh : Dinas Dikpora Kab. Kulon Progo
 

 

 

Batik merupakan warisan budaya dari para leluhur yang syarat seni dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selembar kain mori seharga lima puluh ribu, bisa disulap menjadi ratusan atau bahkan jutaan rupiah melalui sentuhan tangan para pengrajin kain batik. Akhir- akhir ini, corak batik kembali menjadi trend center dalam dunia fashion. Mulai dari acara resmi seperti menghadiri resepsi, pakaian sehari-hari, seragam dinas, bahkan sampai seragam sekolah pun sekarang menggunakan corak batik. Anjuran menggunakan seragam batik pada instansi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, turut mendongkrak perekonomian masyarakat pada sektor industri kerajinan batik.

Tak mau ketinggalan, melihat peluang industri batik yang terus berkembang, SD N 2 Nanggulan mempunyai program esktrakurikuler unggulan khusus membatik. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa kelas IV, V, VI. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa, pukul 13.00 – 15.00 WIB. Dengan adanya ekstrakurikuler membatik, siswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan, memahami, dan mempraktikkan berbagai macam teknik dasar membatik dengan benar.

Erna Kusumawati, pengampu ekstrakurikuler batik, mengatakan bahwa batik perlu diperkenalkan kepada anak sejak dini, agar anak mengetahui bahwa kita mempunyai budaya yang luar biasa. Program ekstrakurikuler membatik ini juga merupakan salah satu implementasi pendidikan kemataraman yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo tutur Midi, selaku Kepala Sekolah SD N 2 Nanggulan. “Membatik ini juga merupakan upaya sekolah untuk membiasakan siswa mencintai dan melestarikan budaya bangsa” imbuhnya. Dengan demikian, diharapkan siswa memiliki bekal untuk mengembangkan ketrampilan membatik pada jenjang pendidikan selanjutnya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

 Komentar Via Facebook