Yogyakarta Sebagai Kota Batik Dunia

Senin, 17 September 2018 15:58:45 - Oleh : Dinas Dikpora Kab. Kulon Progo
 


Kepala Dinas Dikpora, Drs. Sumarsana, M.Si., memimpin pelaksanaan upacara bendera yang rutin digelar setiap tanggal 17 di halaman Dinas Dikpora Unit 1, Senin (17/9/2018). Upacara diikuti oleh Struktural dan Seluruh Staf Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo.

Bertindak sebagai pembina upacara, Drs. Sumarsana, M.Si. membacakan sambutan Bupati Kulon Progo diantaranya menyebutkan “Kita juga patut bersyukur dan bangga, karena Yogyakarta ditetapkan sebagai Kotak Batik Dunia oleh World Craft Council (WCC) pada tahun 2014. Hal ini hendaknya menjadi motivasi bagi para pengrajin Batik untuk terus berkreasi, berkarya, dan mengembangkan usahanya menembus pasar global. Oleh karena itu, kita harus menjaga eksistensi dan kelestarian batik agar predikat “Yogyakarta sebagai kota batik dunia” dapat terus dipertahankan. Kita juga harus menangkal batik printing, dengan meningkatkan daya beli masyarakat, dengan membeli dan mencintai produk kita sendiri, sehingga produk luar tidak masuk, serta membiasakan anak muda untuk mencintai produk batik lokal. Dalam upaya menjaga eksistensi Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia, selama tiga hari mulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 9 September 2018 berapa hari lalu telah digelar “Gebyar Batik Kulon Progo 2018”, yang diikuti 75 stand dari Kabupaten/Kota di DIY. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari acara “Jogja International Batik Binenalle 2018” yang digelar setiap 2 tahun sekali di Provinsi DIY, dengan diisi pertunjukkan fashion show berbusana batik, lomba desain busana batik, dan ayo membatik yang diikuti anak-anak tingkat TK”.


 

Selain itu, Drs. Sumarsana, M.Si. juga memberikan apresiasi untuk Kepala Seksi/Sub Bagian yang pencapaian kinerjanya diatas 80% sampai bulan Agustus 2018. Apresiasi diberikan kepada Kepala Seksi/Sub Bagian (Eselon III) dengan peringkat sebagai berikut: 1. Sub Bagian Perencanaan (118,78%), 2. Sub Bagian Keuangan (98,82%), 3. Seksi Kurikulum dan Penilaian SD (94,98%), 4. Seksi PTK SD (89,95%), 5. Seksi PTK SMP (88,49%), 6. Seksi Sarpras dan Pemuda dan Olahraga (87,87%), 7. Seksi PTK PAUD dan PNF (84,90%), 8. Seksi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF (81,02%), 9. Seksi Olahraga (80,77%). 

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

 Komentar Via Facebook