Peringatan Hari Anak Nasional di SMP Negeri 2 Pengasih

Selasa, 23 Juli 2019 22:41:41 - Oleh : Dinas Dikpora Kab. Kulon Progo
 

 

Selasa (23/7) Warga SMP Negeri 2 Pengasih melaksanakan Upacara Hari Anak Nasional di Halaman SMP Negeri 2 Pengasih. Dimana hari yang istimewa buat anak-anak kita Indonesia, tentu bukan hanya sekedar seremonial upacara saja, namun bagaimana kita sebagai guru dan orang tua, pada momemtum ini dapat memberi makna yang berarti bagi anak-anak kita.

Saya kutip dari pidato Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X, bahwa kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan kemajuan sebuah bangsa, setiap anak perlu mendapat kesempatan untuk secara optimal, baik fisik, mental maupun social. Anak terpenuhi hak-haknya, membangun karakter adalah kewajiban berkelanjutan, yang hasilnya akan terlihat pada dekade mendatang. Tema Hari Anak Nasional di DIY adalah “MEMAYU SESANTI AJINING PERTIWI” yang mengandung makna “Membangun Identitas dan Karakter Anak untuk Berbangsa dan Bertanah Air Indonesia” Era globalisasi menghantarkan tatanan kehidupan baru dengan berbagai implikasi, dari segi manfaat banyak nilai positif, walaupun juga ada dampak negatif, tinggal sekarang bagaimana kita memberikan informasi dan memberikan penjelasan kepada anak dan peserta didik kita dalam memanfaatkannya.  Kita berharap masa depan DIY dikelola oleh insan-insan yang berintegritas, kompenten dan berbudaya. Sudah seharusnya kita mengupayakan anak kita menjadi insan yang religius, memiliki semangat kebangsaan, dan cinta tanah air, disiplin dan kerja keras, kreatif dan mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.

Indonesia telah meratifikasi Convention on the Rights of the Child atau biasa dikenal dengan Konvensi Hak Anak. Ada 4 (empat) Hak Anak yaitu Hak hidup, Hak tumbuh kembang, Hak perlindungan, dan Hak partisipasi yang dijabarkan dalam 31 item Hak Anak yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 31 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Upaya pemenuhan hak anak salah satunya dengan pengembangan Sekolah Ramah Anak. Harapanya sekolah untuk dapat  mengembangkan disiplin anak, meningkatkan ketrampilan dan percaya diri, mengembangkan kontrol diri, membimbing dapat membuat keputusan yang baik tetap menunjukan sikap respek dan hormat anak kepada orang lain. Guru dan karyawan berperan sebagai orang tua di sekolah tetap harus menghormati pendapat anak dan dapat mengarahkan mereka sesuai dengan perkembangan anak.

Pada akhirnya semoga anak-anak dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan benar, hormati orang tua dan guru. Cintai keluarga, masyarakat, teman, tanah air, bangsa dan negara. Tunaikan ibadah, taatilah etika dan jadilah insan berakhlak mulia, bangunlah solidaritas, kesetiakawanan dan toleransi serta semangat untuk maju, berprestasi dan berbagi.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

 Komentar Via Facebook