Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo
Rubrik : Berita Terkini
Pengelolaan Limbah Cair untuk Ekstrakurikuler Budidaya Lele
2017-08-24 13:56:55 - by : dian

 


PENGELOLAAN LIMBAH CAIR UNTUK EKSTRAKURIKULER BUDIDAYA LELE


 


Kalau kita mendengar kata limbah baik itu limbah yang berupa cairan maupun limbah padat maka akan terbayang
bahwa itu merupakan hal yang menjijikkan dan bahkan dapat membahayakan
kesehatan manusia. Namun apabila kita dapat berbuat bijak mengelola limbah
tersebut dengan baik maka hal yang menjijikkan ataupun membahayakan ternyata
dapat berubah menjadi hal yang tidak membahayan namun bermanfaat dan bahkan menghasilkan
sesuatu.


Demikian pula halnya dengan limbah cair
dari air wudlu yang ada di SMP Negeri 2 Kokap cukup banyak volumenya mengingat
tiap hari digunakan untuk wudlu 250 siswa dan 25 guru karyawan baik untuk
sholat dhuha maupun sholat dhuhur. Dengan hitungan kasar apabila tiap orang
membutuhkan 2 liter air untuk wudlu maka akan menggunakan 550 liter air bahkan
bisa lebih. Melihat potensi limbah cair yang banyak tersebut SMP Negeri 2 Kokap
Kulon Progo menjalin kerjasama dengan Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas
Gadjah Mada Yogyakarta. Kerjasama dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MOU) antara
SMP Negeri 2 Kokap dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta  tentang Pendidikan,
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Nomor : 4113/J01.1.12/KS/16 dan Nomor
070/0188/2016. Dalam salah satu pasalnya (Pasal 3) menyebutkan bahwa para pihak
bekerjasama dalam penelitian, manajemen dan bidang-bidang lain yang berkaitan
dengan kebutuhan para pihak.


Salah satu realisasi dari kerjasama
tersebut adalah pemanfaatan limbah cair dari air wudlu untuk kegiatan
ekstrakurikuler pembudidayaan lele. Dari segi siswa akan ditumbuhkan karakter
etos kerja melalui kegiatan ekstrakurikuler pemeliharaan ikan lele dan
kreatifitas dalam pemanfaatan potensi lingkungan yang ada. Dan manfaat langsung
yang dirasakan oleh siswa adalah ketika dilaksanakan perkemahan sehari pada
akhir tahun pelajaran 2016/2017 di bumi perkemahan sekolah, peserta kemah
langsung memanen lele dan memasaknya untuk lauk makan siang sehingga peserta
kemah tidak perlu membawa/beli lauk untuk makan siang. Dari segi kesehatan maka
akan memanfaatkan limbah cair yang ada menjadi hal yang bermanfaat bagi
lingkungan sekolah sehingga lingkungan akan lebih sehat.


Adapun teknis pelaksanaannya yaitu air
limbah dari tempat wudlu dialirkan melalui pipa paralon kemudian dimasukkan ke
dalam kolam ikan yang berupa buis beton dengan menggunakan prinsip teori bejana
berhubungan dalam pelajaran IPA. Kemudian air yang ada di buis beton tersebut dimanfaatkan
untuk memelihara ikan lele yang tahan dan cocok dengan air keruh. Ada enam
kolam lele yang terbuat dari buis beton dengan ukuran tinggi 1 meter dan
diameter 90 cm. Dari masing-masing kolam dalam setiap periode pemeliaharaan
bisa diisi dengan 150 sampai 200 ekor bibit lele sehingga tiap periode
pemeliharaan dari enam kolah bisa memelihara 900 sampai 1200 bibit ikan lele.


Beberapa alasan mengapa  kolam lele di SMP Negeri 2 Kokap menggunakan
buis beton antara lain bahwa kolam lele dengan buis beton bersifat portabel artinya
suatu saat apabila lokasi kolam tersebut dimanfaatkan untuk mendirikan bangunan
maka kolam buis beton dapat dipindah tanpa merusak. Alasan lainnya bahwa
pergerakan ikan lele sangat dinamis, dengan permukaan buis beton yang
lengkung/bundar maka resika luka dari gerakan ikan dapat dihindari, disamping
itu biaya pembuatannya relatif murah dan cara pembuatannya jug relatif mudah.



Sejak dibuat pada tahun 2015, kegiatan
ekstrakurikuler pemeliharaan ikan lele di SMP negeri 2 kokap telah dua kali
dikunjungi dari mahasiswa program paska sarjana Jurusan Ilmu Kesehatan
Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yaitu di
tahun 2016 dan tahun 2017. Kunjungan tersebut juga salah satu realisasi dari nota
kesepahaman kerjasama antara SMP Negeri 2Kokap dengan Universitas Gadjah Mada
yogyakarta.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo : http://pendidikan.kulonprogokab.go.id
Versi Online : http://pendidikan.kulonprogokab.go.id/article/519/pengelolaan-limbah-cair-untuk-ekstrakurikuler-budidaya-lele.html