Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo
Rubrik : Berita Terkini
Tantangan Empat Skala Prioritas Pendidikan
2018-02-06 23:11:28 - by : dian

 


Tantangan Empat Skala Prioritas Pendidikan


 


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menyampaikan
arahan kepada peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018
pada malam inspirasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai, Kemendikbud,
Senin (5/2). Dalam arahannya, Mendikbud mengatakan bahwa saat ini pemerintah Kabinet
Kerja menetapkan empat skala prioritas di bidang pendidikan. Keempat skala
prioritas tersebut adalah memperluas akses, revitalisasi pendidikan vokasi,
penguatan pendidikan karakter, dan guru.


Pada perluasan akses, Kemendikbud memberikan bentuk perhatian dan keberpihakan
kepada peserta didik yang tidak mampu untuk mengakses pendidikan yang setara
dengan siswa yang berasal dari keluarga mampu melalui Kartu Indonesia Pintar
(KIP). Tidak hanya itu, bentuk perluasan akses yang dimaksud juga diwujudkan
dengan membangun pendidikan mulai dari wilayah pinggiran, yaitu daerah
terdepan, terluar, dan terpencil (3T).


Sementara itu, pada skala prioritas revitalisasi pendidikan
vokasi, Mendikbud menegaskan bahwa keinginan pemerintahan saat ini adalah
membekali generasi bangsa 2045 memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan
zaman. Ia menjelaskan, melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Revitalisasi SMK, ada semangat untuk membekali generasi muda dengan keterampilan
yang memadai, sehingga mampu bersaing dengan sumber daya manusia (SDM) dari
negara lainnya.


Skala prioritas lainnya adalah penguatan pendidikan karakter yang
kini diperkuat melalui payung hukum berupa Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun
2017. Dalam peraturan disebutkan bahwa seluruh kekuatan yang ada di pemerintah
pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diarahkan untuk bersama-sama menyukseskan
pendidikan karakter ini. Terakhir adalah masalah guru. Tidak hanya soal
kompetensi dan jumlah, masalah lain guru adalah pada beban kerja dan fungsi
guru. Mendikbud mengungkapkan, selama ini beban kerja
guru mengalami reduksi menjadi 24 jam mengajar tatap muka, tetapi di sisi lain banyak
guru yang tidak dapat memenuhi beban kerja tersebut. Untuk itu melalui Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017, beban kerja guru diubah agar tenaga pendidik
ini bekerja sesuai seharusnya. ”Peran guru harus dikembalikan sebagai seorang
pendidik, bukan hanya mengajar. Dengan ketentuan tersebut, maka guru tidak
hanya mengajar di sekolah, tetapi juga berperan dalam mendidik siswanya,” imbuh
Mendikbud.


Buletin RNPK dapat diunggah disini (klik)

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo : http://pendidikan.kulonprogokab.go.id
Versi Online : http://pendidikan.kulonprogokab.go.id/article/568/tantangan-empat-skala-prioritas-pendidikan.html