APLIKASI EMIS-TRIMS DIGUNAKAN UNTUK ANALISIS CAPAIAN SPM DIKDAS DINAS PENDIDIKAN KULON PROGO

Sabtu, 26 Januari 2013 00:30:39 - Oleh : datadik

UJIAN NASIONAL SMA/MA/SMK TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI KULON PROGO

Pelantikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo

Undangan Seleksi Tertulis Calon Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Kulon Progo

Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Kulon Progo

 

Untuk menjamin tercapainya mutu pendidikan yang diselenggarakan daerah, pemerintah melalui Menteri Pendidikan Nasional telah menetapkan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar, yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 15 Tahun 2010.
Standar pelayanan minimal pendidikan dasar (SPM) merupakan tolok ukur kinerja pelayanan pendidikan dasar, sekaligus sebagai acuan dalam perencanaan program dan penganggaran pencapaian target masing-masing daerah kabupaten/kota.
Penyelenggaraan pelayanan pendidikan dasar merupakan kewenangan kabupaten/kota. di dalamnya mencakup: (a) pelayanan pendidikan dasar oleh kabupaten/kota dan; (b) pelayanan pendidikan dasar oleh satuan pendidikan.
Untuk mengetahui capaian SPM pendidikan dasar di Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, mulai tahun pelajaran 2012/2013 menggunakan aplikasi TRIMS (Tools for Reporting Information Managemen by Schools) bekerja sama dengan Tim World Bank dalam Program BEC-TF. Uji coba implementasi aplikasi ini sudah dimulai sejak tahun pelajaran 2011/2012, tetapi sasaran uji coba baru untuk sekolah-sekolah SD dan SMP yang dibawah binaan dinas pendidikan. Di tahun ini (semester 1) pengimplementasian aplikasi TRIMS ini melibatkan semua lembaga pendidikan baik yang dibawah binaan dinas pendidikan (SD dan SMP) maupun madrasah yang berada di bawah binaan kementrian agama (MI dan MTs).
Dari hasil implementasi TRIMS di semester 1 tahun ajaran 2012/2013, memang masih ditemukan beberapa data yang dikirimkan oleh sekolah belum lengkap/valid, sehingga secara kualitas masih harus dilakukan verifikasi atau perbaikan di semester 2 ini. Meskipun secara kuantitas, seluruh sekolah dan madrasah, sebanyak 448 sekolah/madrasah di Kabupaten Kulon Progo telah mengisi data dan mengirimkannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo.
Untuk verifikasi dan validasi data dengan menggunakan aplikasi TRIMS di semester 2 ini, setelah semua sekolah menerima sosialisasi (tanggal 17 - 23 Januari 2013_red), ditargetkan pada pertengahan bulan Februari 2013 nanti sudah menyerahkan file data TRIMS nya ke UPTD PAUD dan Dikdas Kecamatan masing-masing. Penanggung jawab data di masing-masing UPTD akan melakukan verifikasi dan agregasi (penggabungan) data TRIMS sekolah, sehingga akan mendapatkan data TRIMS tingkat Kecamatan. Hasil agregasi dan analisis di tingkat Kecamatan ini, selain akan dijadikan dasar untuk penyusunan Profil Pendidikan Dasar Tingkat Kecamatan, juga akan menjadi bahan untuk Pembuatan Profil Pendidikan Dasar Tingkat Kabupaten dan menjadi salah satu sumber data dan informasi yang akan dituangkan dalam Buku Saku Data dan Informasi Pendidikan Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012/2013.
Memang hasil keluaran pada implementasi aplikasi TRIMS semester 1 tahun pelajaran 2012/2013 ini secara kualitas belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil yang terjadi di sekolah. Masih ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus didalam pemanfaatan aplikasi TRIMS ini, antara lain tingkat kejujuran sekolah didalam mengisikan data di aplikasi dan data yang tidak terisi lengkap (banyak isian yang kosong). Hal ini yang menjadi penyebab utama, hasil keluaran dari analisis datanya menjadi kurang akurat. Sebagai contoh yang sekolah "tidak jujur" dalam memberikan data adalah tentang jumlah guru yang menyusun RPP, meskipun secara riil di sekolah, semua guru menyusun RPP, tetapi ketika dalam entry data di aplikasi (pada menu guru), opsi bahwa guru yang bersangkutan menyusun RPP tidak diisi, maka pada analisis capaian SPM nomor 8, menjadi tidak 100%. Contoh analisis yang tidak akurat adalah ketika sekolah tidak mengisi kolom data siswa berdasarkan usia, maka hasil perhitungan capaian APK/APM nya menjadi tidak akurat.
Diharapkan di semester 2 ini, setelah semua sekolah (kepala sekolah dan operator data sekolah) mengikuti sosialisasi dan evaluasi pendataan yang telah dilakukan di semester 1 kemarin, hasilnya akan lebih akurat. (EDO)

« Kembali | Kirim | Versi cetak