Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo Menggelar Sosialisasi Akhir dan Doa Bersama Menjelang UN 2013

Senin, 8 April 2013 05:22:13 - Oleh : datadik

HASIL LOMBA PAWAI, KARNAVAL, DRUM BAND 2014

Pawai HUT RI ke-69

Peringkat SD/MI Berdasar Nilai US/M Tingkat Kabupaten & Kecamatan Tahun 2014

Peringkat SMP/MTS Kulon Progo Berdasar Nilai UN 2013/2014

 

Agenda besar bagi dunia pendidikan akan segera digelar, yaitu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2012/2013. Dinas Pendidikan Kulon Progo, secara umum telah siap di semua unsur penyelenggaraannya. Sebagai puncak dari segala persiapan menyongsong kegiatan tersebut, hari ini (Senin, 8 April 2013_red) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Jl. Ki Josuto, Wates, Kulon Progo digelar acara Sosialisasi dan Doa Bersama yang diikuti oleh seluruh Panitia Penyelenggara yang telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Kulon Progo, seluruh pejabat di lingkungan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, seluruh kepala UPTD PAUD dan Dikdas Kecamatan dan Ketua Sub Rayon jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan. Pada kesempatan ini juga diahadiri oleh Instansi/SKPD terkait, seperti Polres Kulon Progo, Bappeda Kulon Progo, Dewan Pendidikan, perwakilan tokoh masyarakat dan agama, juga Tim Ujian Nasional dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Dra. Sri Mulatsih Damar Rahayu, M.Pd. mengharapkan agar seluruh komponen masyarakat dan unsur pemerintah daerah untuk dapat bersama-sama mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan ini. Sri Mulatsih, pada salah satu sambutannya menyampaikan bahwa sebaik apapun persiapan yang telah dilakukan, tetapi Dinas Pendidikan tidaklah akan mampu meraih keberhasilan yang maksimal, jika tanpa didukung oleh pihak lain. "Target kami dan target kita bersama, tahun ini siswa-siswa Kulon Progo seluruhnya, 100 % berhasil lulus dalam menempuh Ujian Nasional" Sri Mulatsih menegaskan. Untuk memberikan semangat bagi seluruh penyelenggara UN dari tingkat sekolah, sub rayon dan tingkat Dinas Pendidikan Kabupaten, tahun ini ditetapkan sebuah motto "Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Hasil UN - Prestasi Tinggi.. Jujur Pasti".
Dari laporannya, Nurhadi menyampaikan bahwa jumlah peserta UN (pendidikan formal) dan UNPK (pendidikan non formal) di Kulon Progo tahun ini berjumlah 18.692 peserta, yang terdiri dari peserta jenjang SD/MI sejumlah 5.857 siswa, SMP/MTs sejumlah 5.904 siswa, SMA/MA sejumlah 1.700 siswa, SMK sejumlah 3.681 siswa, Paket C sejumlah 172 peserta, Paket B/Wustha sejumlah 1.339 peserta, dan Paket A/Ula sebanyak 39 peserta.
Jumlah satuan pendidikan yang memiliki peserta UN/UNPK tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 548 satuan pendidikan dan PKBM/SKB, terdiri dari SD/MI sebanyak 368 satuan pendidikan, SMP/MTs sebanyak 77 satuan pendidikan, SMA/MA sebanyak 20 satuan pendidikan, SMK sebanyak 37 satuan pendidikan, Paket C sebanyak 6 lembaga, Paket B/Wustha sebanyak 38 lembaga dan Paket A/Ula sebanyak 2 lembaga.
Pelaksanaan UN, akan diawali pada jenjang SMA/MA/SMK dan Paket C, yaitu pada tanggal 15 - 18 April 2013, kemudian disusul jenjang SMP/MTs/Paket B pada tanggal 22 - 25 April 2013 dan terakhir pada jenjang SD/MI/Paket A pada tanggal 6 - 8 Mei 2013.
Adapun rencana pengumuman kelulusan UN tahun ini, untuk jenjang SMA/MA/SMK/Paket C paling lambat tanggal 24 Mei 2013, jenjang SMP/MTs/Paket B tanggal 1 Juni 2013 dan jenjang SD/MI/Paket A tanggal 8 Juni 2013. Khusus untuk program pendidikan kesetaraan, setelah pelaksanaan UNPK gelombang I, masih dibuka kesempatan bagi yang belum berhasil di gelombang I atau warga masyarakat yang belum mendaftar di gelombang I, untuk bisa mengikuti atau mendaftar di gelombang II yang pelaksanaan ujiannya akan digelar serantak mulai 1 - 4 Juli 2013 (Paket A, B dan C).
Dalam sambutan dan pengarahannya, Bupati Kulon Progo, yang dibacakan oleh Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Kabupaten Kulon Progo, Agung Kurniawan, SIP, M. Si, mengharapkan bahwa pelaksanaan UN tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ujian nasional adalah salah satu bentuk indikator ketercapaian pembangunan pendidikan di Kulon Progo. "Tetapi harus selalu diingat, laksanakan dengan dilandasi tanggung jawab moral, jangan semata-mata untuk mululuskan peserta 100% tetapi dengan menghalalkan segala cara, dengan melanggar aturan dan norma-norma. Apalah artinya banyak lulusan jika tidak mampu melahirkan generasi Kulon Progo yang kompeten dan bermanfaat bagi pembangunan Kulon Progo dan Indonesia pada umumnya" tambahan pesan moral Bupati yang disampaikan oleh Kabag Administrasi Umum Pemerintahan.
Pesan moral dan himbauan tentang penyelenggaraan UN di Kabupaten Kulon Progo juga disampaikan oleh Pembantu Rektor II UNY, Dr. Moch Alip, MA. Keberhasilan Kulon Progo selama ini yang telah terukir di kancah Nasional, seperti keberhasilan SD Negeri Panjatan yang memeperoleh peringkat tertinggi rata-rata Nasional, keberhasilan SMP N 1 Galur yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di tingkat Provinsi DIY harus terus dipertahankan, bahkan sudah selayaknya jika akan muncul sekolah-sekolah dengan prestasi baru dari Kulon Progo. Dengan sistem dan aturan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya tidak perlu disikapi secara berlebihan. "Ibarat seorang PNS, dia sudah akan tahu kapan dia akan pensiun; siswa pun dan penyelenggara pendidikan pun sudah tahu kapan seorang siswa akan menempuh ujian saat siswa ini pertama kali terdaftar sebagai siswa. Artinya persiapan semestinya sudah kita lakukan sejak awal" Moch Alip menambahkan.
Terkait dengan fungsi dan peran UNY (perguruan tinggi negeri yang ditunjuk oleh Kemdikbud dan BSNP) dalam penyelenggaraan UN ini adalah sebagai panitia tingkat provinsi, yang selain bertugas sebagai tim pengolah hasil pekerjaan siswa dan sebagai pemantau independen, juga sebagai calon pengambil manfaat keluaran hasil UN ini untuk proses kelanjutan pendidikan bagi lulusan SMA/MA/SMK dan Paket C. Tahun ini perguruan tinggi negeri telah mengakomodir siswa-siswa SMA/MA/SMK untuk bisa menjadi calon mahasiswa tanpa melalui jalur test, tetapi dengan menggunakan sistem portofolio, yaitu berdasar pencapaian nilai raport selama siswa ini belajar di jenjang SLTA.
Di akhir pembekalannya, Pembantu Rektor II UNY ini menghimbau kepada seluruh masyarakat Kulon Progo, untuk tidak mempercayai adanya tawaran bocoran soal atau kunci jawaban.

Pada kesempatan ini dilakukan juga pembacaan dan penyerahan secara simbolis ikrar Pakta Integritas dan komitmen dari seluruh kepala sekolah/madrasah di semua jenjang dan PKBM, yang diwakili oleh Drs. Ambar Gunawan, Kepala SMA Negeri 1 Pengasih, yang pada intinya seluruh kepala sekolah akan melaksanakan UN dengan jujur, tetap berpedoman kepada aturan perundang-undangan yang mengatur tentang UN, melawan kecurangan dan tidak akan melindungi siswa ataupun guru yang nyata-nyata melanggar peraturan tentang penyelenggaraan UN. Acara diakhiri dengan do’a bersama, yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kulon Progo yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam, Drs. H. Abdul Majid. (EDO)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak