Peresmian SD Unggulan Muh Krembangan dan Sosialisasi Kegiatan Belajar Mengajar

Kepala Dinas Dikpora Arif Prastowo, S.Sos., M.Si. hadiri peresmian berdirinya sekolah, pelantikan kepala sekolah, sekaligus sosialisasi kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 2020/2021 di SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan, (10/7).

Peresmian yang juga dihadiri oleh Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo ini memiliki visi unggul dalam kualitas, ketenagaan, pelayanan, ekskul, dan gedung sarana prasarana. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pelantikan kepala sekolah SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan atasnama Ibu Rini Utami, S.Pd.

Drs. H. Sutedjo dalam sambutannya menyampaikan tujuan pembangunan SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan sangat mulia.

“Tujuan ini sangat mulia sehingga, Allah pasti akan memberikan jalan. Kemuliaan kebaikan hadiahnya surga dan untuk mendapatnya pasti ada perjuangan”, tuturnya.

Drs. H. Sutedjo mengajak untuk menjaga komitmen dan semangat dalam mendirikan sekolah, sehingga sesuai dengan cita-cita yang diharapkan.

“Proses pendidikan bangsa adalah mutlak, sehingga kepada para hadirin komitmen untuk mendirikan sekolah, saya mohon untuk tetap menyala, semangat terus berkobar-kobar. Regenerasi sangat penting sehingga, besuk ada yang meneruskan kegigihan panjenengan semua, sehingga apa yang dicita-citakan akan terwujud,” tambahnya.   

Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Dikpora Arif Prastowo, S.Sos., M.Si. mensosialisasikan kegiatan belajar dan mengajar tahun pelajaran 2020/2021 yang akan dilaksanakan pada saat pandemi ini kepada orang tua peserta didik.

Arif Prastowo, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa peserta didik akan bertemu pada pengenalan lingkungan sekolah secara bergiliran, setelah itu di sekolah tidak ada pembelajaran. Di kegiatan pengenalan lingkungan sekolah akan mendapatkan penjelasan tentang proses pembelajaran yang akan dilakukan pada saat pandemi ini.

“Saat situasi aman dan zona hijau, paling cepat peserta didik akan bertemu bapak/ibu guru di sekolah pada november atau desember dengan catatan dalam situasi zona hijau atau tidak ada penderita covid baru”, tuturnya.  

Dalam kesempatan tersebut, Arif Prastowo, S.Sos., M.Si. juga menyampaikan model pembelajaran pada saat ini harus efektif, kami mendorong untuk pembelajaran dalam sistem dalam jaringan (online). Kepala Sekolah harus mendata orang tua siapa saja yang memiliki HP Android, karena yang akan dikirim informasi-informasi, gambar-gambar, mungkin juga video-video dan dipastikan dari 26 siswa berapa orang tua nya yang bisa mendampingi anaknya dalam proses pembelajaran secara daring. Sehingga, kepala sekolah harus mengatur jadwal siswa dalam proses pembelajaran.

“Saya berharap besar akan muncul pembelajaran yang bagus sehingga, semester depan kita akan melihat ada progress. Kami akan mengevaluasi proses pembelajaran belajar dari rumah setiap 2 bulan,” tambahnya.