Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Wates Menggelar Senam Bersama

Kulon Progo, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Wates menggelar senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional yang berpengalaman Surahmi, S.Pd. (kepala sekolah SD Negeri Pepen). Senam diawali dengan Poco-poco, senam Lansia Indonesia Sehat, serta ditutup Pendinginan yang dilaksanakan di Stadion Cangkring, Jum’at (12/3/2021).

Ketua K3S Kapanewon Wates Drs. Suranto Upoyo mengatakan, kegiatan senam pagi ini merasa senang dan semangat bagi bapak/ibu semua, selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, juga bertujuan untuk memupuk kebersamaan antara Pengawas Sekolah, Pengawas PAI serta Kepala Sekolah/Madrasah, sekaligus sebagai koordinasi seluruh kegiatan yang ada di sekolah berkaitan dengan informasi-informasi kedinasan. Selain itu juga untuk membiasakan diri hidup sehat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengawas Sekolah (Rusyanti, S.Pd.,M.Pd, beserta Kelik Kristianto, S.Pd.) dan Pengawas PAI (Drs. Tukidi, M.S.I) serta seluruh Kepala Sekolah/Madrasah se-Kapanewon Wates sebanyak 39 Sekolah baik negeri maupun swasta.

Kelik Kristanto selaku pengawas sekolah dalam sambutannya bahwa Salah satu olah raga senam ini untuk meningkatkan imun, agar hidup selalu sehat, terhindar dari Covid-19, sebagaimana beliau cerita ketika dirinya terkena covid-19 memiliki pengalaman terlalu popular mengalami isolasi selama 1,5 bulan yang membatasi komunitas meskipun sekarang sudah dinyatakan negatif, masih takutkah dengan Saya candanya, ada sebagian mengatakan siapa takut. Sehingga dirinya menyampaikan pesan yang sangat berharga agar selalu menjaga kesehatan diantaranya, memakai masker, cuci tangan pada air yang mengalir. Serta menjaga jarak.

Lanjut disampaikan Kelik, rencana kemarin pada bulan Februari 2021 sudah akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka namun penyebaran covid-19 malah semakin naik sehingga diundur lagi, sehingga instansi di kantor maupun sekolah diberlakukan WFH dan WFO dalam rangka mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 tersebut, harapannya meskipun Kepala sekolah maupun guru tetap WFH dan WFO tetap memaksimalkan jam kerja dengan 37,5 jam per minggunya.

Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Drs. Tukidi, M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan “dimasa pandemi Covid-19 saat ini kita selalu meningkatkan kekebalan tubuh yang sangat dibutuhkan, disamping meningkatkan imun tidak kalah pentingnya meningkatkan iman kita kepada Allah swt. Seperti ibadah tepat waktu, berdo’a dan bersedekah”.

Lanjut disampaikan Tukidi “agar kepala sekolah selalu mengingatkan guru-guru agama, saat ini diupayakan untuk menguasai 4 aplikasi setiap semester maupun pada tahun pelajaran;  yang dimaksud adalah Dapodik, SIMPKB, EMIS dan Siaga. Dapodik dan SIMPKB adalah aplikasi data guru milik Kemendikbud. Guru agama wajib aktif pada kedua aplikasi ini karena dia mengajar di sekolah umum atau sekolah milik Kemendikbud. Sedangkan EMIS dan SIAGA merupakan aplikasi data milik Kemenag. EMIS wajib diisi karena guru agama masuk dalam binaan Kemenag, sedangkan Siaga wajib diisi karena guru agama secara teknis dibina oleh Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Sedangkan SIAGA Pendis adalah aplikasi Validasi dan Verifikasi data Guru Agama dan Pengawas PAI, dibuat untuk memantau dan mempermudah kearsipan data sehingga kinerja dapat terukur dan mudah dalam penyaluran tunjangan yang diberikan”, imbuhnya. (Tkd).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19