Pengajian Virtual Dan Serah Terima Ijin Operasional Pesantren Boarding School

Hari Sabtu, 20 Maret 2020 di halaman SMPN 4 Pengasih diselenggarakan Pengajian Virtual dalam rangka : Wisuda Khotmil Quran, Isro’mi’roj Nabi Muhammad, Ultah Ke 20 SMPN 4 Pengasih Dan Penyerahan Ijin Operasional Pesantren Bording School. Acara tersebut diselenggarakan secara sederhana, dan taat protokol kesehatan karena pelaksanaannya masih dalam situasi pandemi covid 19. Hadir dalam acara tersebut :  Kapala Dikpora Kulon Progo, KH Sirojan Muniro AR, Yayasan Zaheer Mubarok, Kepala Desa Sidomulyo, perwakilan tokoh masyarakat, perwakilan orang tua/wali, perwakilan komite, bapak ibu guru yang satuan kerja di SMPN 4 Pengasih, serta perwakilan Ustadz-ustadzah Boarding  School. 

Acara khataman merupakan kerjasama sekolah dengan masyarakat sekitar yang rutin dilaksanakan tiga (3) tahun sekali. Kepanitian merupakan kolaborasi dengan takmir masjid sekitar sekolah dan lembaga masyarakat yang berkepentingan dengan sekolah. Haflah ini wujud  menyatunya  3 ( tiga )  pilar  pendidikan di SMPN 4 Pengasih  yaitu: 1).Sekolah; 2). Masyarakat dan; 3). Keluarga, bersatu dalam satu nafas, satu langkah dan satu irama. Wisuda khataman merupakan rangkaian  pelaksanaan program Boarding School yang mentargetkan lulusan dengan penguatan  kompetensi spiritual ” Hafal 3 Juz Al quran  ”. Alhamdulillah tahun 2021 diwisuda  dengan kriteria : hafal 3 juz :1 anak, hafal juz 30 : sembilan belas (19) anak, hatam 30 juz  : enam (6) anak. Semoga berkah dan  tahun depan meningkat lebih banyak.  

Dalam sambutanya,  Kepala Sekolah menyampaikan bahwa  di usia 20 tahun, SMPN 4 Pengasih  bertekad mewujudkan impian sederhana “jangan sampai  ada dan tiadanya tiada beda” .  Bermodal 5 potensi : 1). Lingkungan alam geografi  ; 2). Tanah  wakaf 1300 m2  ; 3).Kerjasama pesantren,  4). Jaringan kolaboorasi PTN/PTS di DIY dan; 5) Dukungan masyarakat, SMPN 4  Pengasih bertekad hadirkan  program Boarding School. Bahkan meminta kepada Dikpora untuk menetapkannya  sebagai sekolah model pendidikan Karakter, setara dengan” model Sekolah Budaya”, dan ” model Sekolah Olahraga” yang telah ada sebelumnya. 

Menanggapi usulan Kepala Sekolah tersebut, Arif Prastowo, S.Sos., M.Si, Kepala Dikpora Kulon Progo, merespon positif bahkan sekaligus , mengusulkan penetapan  SMP Negeri  4 Pengasih  sebagai “Model Sekolah Karakter” dan meminta kepala sekolah menyusun perencanaan. Selanjutnya  beliau menegaskan jika dalam proses pendidikan terjadi transfer ilmu yang bermakna melalui proses yang rasional maka akan terpatri dalam sanubari siswa dan akan teringat sepanjang hayat.  KH Sirojan Muniro. AR,  sebagai pembicara kunci menguraikan betapa pembelajaran disekolah akan lebih bermakna jika saling melengkapi mengisi 24 jam  harian siswa efektif sebagai penuntut ilmu ilmu yang bermakna. Hadirnya Boarding School benar-benar sebagai usaha mewujudkan siswa lulusan nanti dapat hidup penuh makna. Menghayati setiap detiknya sebagai bagian torehan tinta emas kehidupan. Juga menyelamatkan generasi dari sikap hidup ikut-ikutan tanpa arah yang berujung penyesalan. Pesantren Nurul Haromain bersedia bersama Yayasan Zaheer Mubarok, SMPN 4 Pengasih mewujudkan impian itu. Acara dipungkasi dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Ijin Operasional Pesantren Boarding School. Semoga Allah meridloi. (ilyasin)