Moral Technology School ( MT School ) Siapkan School Stategi Discussion Sepuluh Sekolah/Madrasah

Pengembangan pendidikan di sekolah dapat menggunakan beberapa strategi baik di dalam kegiatan belajar mengajar, kegiatan-kegiatan sekolah dan kerja sama yang memberi manfaat kepada semua pihak yang bekerja sama, pentingnya memberikan kesempatan bagi berkembangnya masyarakat yang masing-masing harus diakui haknya untuk mengembangkan dirinya . Pengorganisasian untuk mengatasi kendala kendala yang ada dalam sekolah tersebut. Banyak kasus atau problem di dalam sekolah, dikarenakan kurangnya pengorganisasian secara sistematis bagi stake holder yang ada dalam sekolah tersebut.

Salah satunya dengan adanya program Moral Technology School (MT School) dari program Dinas dikpora kabupten Kulon Progo, Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo , BAZNAS Kulon Progo , Dompet Dhuafa dan Microsoft bersama TIM MT Shool yakni: Putri Ria Utami, S.KPm, Irfa Ramadhani,M. B.A, Wahyu Widiyawati, S.Pd menyiapkan sepuluh/sekolah madarasah yakni : SD N Panjatan, SDN Pleret Lor, MI Muh Garongan, SDN 2 Kanoman, SDN Bojong Baru, SDN Kembang Malang, SDN Kaligintung, SDN Tayuban, SD Muh Kedundang, SDN Gotakan dengan SSD ( School Strategi Discussion). SDD diperlukan untuk pengembangan pembentukan karakter, lingkungan belajar  kepemimpinan Pendidikan, kepemimpinan pembelajaran, kualitas pembelajaran, kecakapan literasi. SSD  adalah metode penyusunan rencana pengembangan strategis sekolah melalui diskusi partisipatif yang melibatkan semua elemen-elemen pendidikan yang terkait dengan sekolah

“Kami mendapat kesempatan umtuk tempat pelatihan Persiapan SSD ( School Strategi Discussion) hari Kamis pahing tanggal 1 April 2021 di MI Muhammadiyah Garongan adalah agenda pelatihan ke-lima setelah pelatihan Metode Uswah dan Organisasi Pembelajaran di SDN Panjatan tanggal 2 Maret 2021, Rencana strategi dan Tata Nilai  di SD N Pleret lor tanggal 23 Maret 2021,  pelatihan Program Kekhasan  Literasi dan Efektifitas Membaca di SDN Tayuban tanggal 29 Maret 2021 dan  Manajemen Perpustakaan, Fun Reading Actifity, dan Fun Literacy Activity di SDN Gotakan tanggal 30 Maret 2021 lalu. Kegiatan hari ini mengasyikan dan berbeda karena bertepatan kamis pahing semua peserta berbusana gagrak anyar Ngayogyakarta sehingga suasana kehidupan sebagai orang jawa jadi hidup dan pelatihan SSD ini menjadi tantangan bagi kami untuk dapat mengupayakan adanya peran berbagai fihak untuk berpartipasi dan diskusi mengembangkan kemajuan sekolah/madrasah ” ungkap Siti Nurhayati Kepala Madrasah disela-sela pelatihan.

“Kegiatan SSD ini memberikan pelatihan bahwa sepuluh sekolah/madrasah penerima manfaat MT School  tahun 2021 ini hendaknya mulai berbenah dan berubah  karena pelatihan SSD ini sekolah dapat melakukan diskusi dengan berbagai fihak untuk pengembangan sekolah/madrasah dan segera dapat ditindaklanjuti dengan agenda yang akan dilaksanakan masing-masing sekolah/madrarsah rencananya pada bulan Juni 2021 ”  ungkap pemateri MT School Irfa Ramadhani, M. B.A

Kegiatan MT Shcool yang diikuti oleh sepuluh kepala sekolah/madrasah dan sepuluh guru model semua peserta mentaati protokoler kesehatan seperti cek thermogan , cuci tangan , duduk berjarak  selain itu berkesempatan hadir pengawas Dinas Dikpora Kapanewon Panjatan Jumari, M.Pd. di SD N Tayuban dan Pengawas Madrasah Drs. H. Imam Aladin Nur dari kementerian Agama Kab. Kulon Progo di MI Muhammadiyah Garonngan yang memberikan dorongan dan motivasi  mengikuti pelatihan. (sit)