SD Negeri Kembang Adakan Simulasi PTM Terbatas

SD Negeri Kembang, yang terletak di Dusun Pundak Tegal, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, hari ini Senin, tanggal 26 April 2021 mengadakan simulasi Persiapan Tatap Muka Terbatas (PTM) hari pertama. Simulasi PTM terbatas ini diadakan oleh SD N Kembang dalam rangka menindaklanjuti perintah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, dan juga dilaksanakan sesuai dengan Salinan Keputusan Bersama Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Simulasi PTM Terbatas ini diikuti oleh 60 sekolah dasar se-Kabupaten Kulon Progo, dan untuk Kapanewon Nanggulan diikuti oleh 4 sekolah yaitu, SD Negeri Kembang, SD Negeri 1 Nanggulan, SD Negeri Kemukus, dan SD Negeri Kaliandong. Setiap 1 sekolah dasar mewakili 1 gugus sekolah se-Kapanewon Nanggulan. Simulasi PTM terbatas yang dilaksanakan SD Negeri Kembang, terlaksana dibawah arahan dan binaan pengawas SD Kapanewon Nanggulan, Ibu Siwi Sugiharti Retnaningsih, S.Pd. Tentu saja dipilih sekolah yang betul-betul berada pada zona hijau, aman untuk kegiatan tatap muka.

Pelaksanaan Kegiatan Simulasi PTM Terbatas ini direncanakanan akan dilaksanakan selama seminggu, dengan pembagian shift. SD Negeri Kembang, memiliki 90 peserta didik, dari Kelas I sampai dengan Kelas VI. Pembagian shift dilaksanakan dengan memperhatikan batas ketentuan per kelas selama tatap muka tidak boleh lebih dari 18 peserta didik. Waktu tatap muka dibatasi selama 2 ( dua ) jam di sekolah.

Protokoler Kesehatan sudah harus dijalankan sejak peserta didik berangkat dari rumah masing-masing. Di perjalanan pun selama menuju sekolah peserta didik harus diberikan Sosialisasi untuk selalu menjaga protokoler kesehatan selama berangkat ke sekolah. Ada semboyan 7 M yang dimiliki oleh SD Negeri Kembang yaitu ( Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Mengukur Suhu, Menjaga Pola Makan Sehat, Mengurangi Mobilitas, Menjauhi Kerumunan).  Apabila ada peserta didik yang diantar maka pengantar dan penjemput hanya mengantar sampai gerbang sekolah, tidak boleh melewati tanda batas pengantar dan penjemput. Ketika peserta didik sampai di gerbang sekolah, protokol kesehatan semakin ketat diterapkan. Peserta didik memasuki gerbang sekolah, dan gugus covid sekolah yang diketuai Ibu Lylis Suryaningsih, S.Pd.,Jas sudah mulai siap bersama team gugus covidnya untuk memulai mengecek suhu, mencatat data suhu anak, rekam jejak bepergian dalam waktu dekat, dan menanyakan tentang kondisi anak. Setelah peserta didik dicek kemudian masuk ke kelas masing-masing dengan melalui jalur kedatangan yang sudah ditentukan tanpa harus saling mengganggu jalur masing-masing kelas yang sudah diatur.

Saat akan masuk ke ruang kelas, peserta didik sudah dikondisikan oleh wali kelas masing-masing, siap untuk mencuci tangan di depan kelas masing-masing secara antre diawasi wali kelas. Kemudian baru bergantian masuk ke kelas yang sudah terlebih dahulu didesinfektasi oleh pihak sekolah. Kegiatan pembelajaran siap dilaksanakan di kelas secara prokes.

Selama kegiatan pembelajaran protokol kesehatan masih tetap harus dijalankan. Setelah pembelajaran selesai peserta didik keluar ruangan secara bergantian menuju ke sarana tempat cuci tangan, agar kebersihan tetap terjaga. Kemudian secara bergantian dengan diberikan jeda waktu pulang antar kelas untuk menghindari kerumunan peserta didik dipantau untuk pulang ke rumah masing-masing.

Saat simulasi PTM terbatas hari ini SD Negeri Kembang juga berkoordinasi dengan tim Gugus Covid Padukuhan, Kalurahan, Dan Kapanewon Nanggulan. Sehingga dalam pelaksanaan hari ini, semua memantau simulasi tersebut. Bahkan Bapak Panewu Nanggulan, Bapak Ir. ST Haryoto, MMA., bersama dengan Panewu Anom, Senija, SIP. M.Si, dan ForkompimKap memantau kegiatan secara langsung di SD Negeri Kembang.

Pelaksanaan simulasi hari pertama dinyatakan lancar dan terselenggara sesuai dengan protokol kesehatan. Semoga untuk pelaksanaan kegiatan di hari berikutnya tetap berlangsung demikian. Trimakasih atas kerjasama semua pihak, atas terselenggaranya simulasi PTM terbatas ini. Harapan besar untuk tahapan simulasi berikutnya segera terealisasi agar kegiatan tatap muka secara prokes bisa terjalani. Terimakasih kerjasama team solid SD Negeri Kembang. (puj)