Pelaksanaan Simulasi PTM Terbatas Hari Ke-3 di SD Negeri Kemukus

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Sekolah Dasar di Kabupaten Kulon Progo sudah memasuki hari ke-3. SD Negeri Kemukus yang terletak di Jalan Kalimanggis No.10 Desa Tanjungharjo, Kapanewon  Nanggulan, hari ini Rabu tanggal 28 April 2021 mengadakan simulasi Persiapan Tatap Muka Terbatas (PTM) hari ke-3. Simulasi PTM Terbatas ini dilaksanakan oleh SD Negeri Kemukus dalam rangka menindaklanjuti edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, dan sesuai dengan Salinan Keputusan Bersama Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). Pelaksanaan simulasi PTM Terbatas Hari ke-3 ini berjalan dengan lancar, aman dan sehat, serta mendapat kunjungan dari Bapak Penewu Nanggulan, Bapak Ir. ST. Haryoto, MMA beserta staf Kapanewon. Bapak Panewu memberikan motivasi dan semangat kepada peserta didik, agar tetap sehat dan ceria.

SD Negeri Kemukus merupakan salah satu sekolah yang mendapat kepercayaan untuk melaksanakan simulasi PTM terbatas tersebut, disamping SD Negeri 1 Nanggulan, SD Negeri Kembang, dan SD Negeri Kaliandong (untuk wilayah Kapanewon Nanggulan). Simulasi PTM terbatas SD Negeri Kemukus, terlaksana dibawah arahan dan binaan Pengawas SD Kapanewon Nanggulan, yaitu Ibu Siwi Sugiharti Retnaningsih, S.Pd. Sekolah yang dipilih melaksanakan simulasi PTM terbatas ini berada pada zona hijau, dan aman untuk kegiatan tatap muka.

Pelaksanaan Kegiatan Simulasi PTM Terbatas di SD Negeri Kemukus ini direncanakan akan dilaksanakan selama seminggu, dengan pembagian shift. Jumlah peserta didik, dari kelas I sampai dengan kelas VI ada 73 peserta didik. Pembagian shift dilaksanakan dengan memperhatikan batas ketentuan per kelas selama tatap muka, tidak boleh lebih dari 18 peserta didik. Waktu tatap muka dibatasi selama 2 (dua) jam di sekolah. Hari Senin dan Rabu untuk pembelajaran kelas I-III, Selasa dan Kamis untuk peserta didik kelas IV-VI. Untuk kelas yang tidak melaksanaakan PTM hari tersebut, tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh /BDR.

Warga sekolah khususnya peserta didik selalu diterapkan Protokol Kesehatan secara ketat. Selogan  “Ingat 3M” Memakai masker, mancuci tangan dan menjaga jarak senantiasa diingatkan agar menjadi kebiasaan peserta didik terutama selama pandemi covid seperti sekarang ini. Dikarenakan lokasi sekolah berada dipinggir jalan Pengasih-Nanggulan yang sangat ramai lalu lalang kendaraan, maka peserta didik yang diantar wali/ortu, pengantar dan penjemput boleh memasuki halaman sekolah sesuai batas yang sudah ditentukan sekolah. Ketika peserta didik memasuki gerbang sekolah, protokol kesehatan semakin ketat diterapkan. Gugus covid sekolah yang diketuai Bapak Sunarto, S.Pd. sudah mulai siap bersama team gugus covidnya untuk mulai mengecek suhu, mencatat data suhu anak, rekam jejak bepergian dalam waktu dekat, dan menanyakan tentang kondisi anak. Setelah peserta didik dicek kemudian peserta didik diarahkan untuk mencuci tangan yang berada di depan kelas masing-masing dan masuk ke kelas dengan melalui jalur kedatangan yang sudah ditentukan tanpa harus saling mengganggu jalur kelas lain. Apabila ada peserta didik ketika dalam pengecekan menunjukkan suhu lebih dari 370C, maka peserta didik tersebut dipersilakan menunggu diruang transit terlebih dahulu dengan harapan  suhu bisa turun. Jika suhu sudah turun (kurang dari 370 C) maka peserta didik dipersilakan menuju ruang kelas dengan diantar oleh salah satu guru guna mengikuti pembelajaran.

Saat memasuki ruang kelas yang sudah terlebih dahulu didesinfektan oleh pihak sekolah, peserta didik sudah dikondisikan oleh wali kelas masing-masing. Kegiatan pembelajaran siap dilaksanakan di kelas secara prokes.

Selama kegiatan pembelajaran protokol kesehatan masih tetap harus dijalankan. Setelah pembelajaran selesai peserta didik keluar ruangan secara bergantian menuju ke sarana tempat cuci tangan, agar kebersihan tetap terjaga. Kemudian secara bergantian dengan diberikan jeda waktu pulang antar kelas untuk menghindari kerumunan peserta didik dipantau untuk pulang ke rumah masing-masing.

Simulasi PTM terbatas ini, SD Negeri Kemukus berkoordinasi dengan tim Gugus Covid Kalurahan, Dan Kapanewon Nanggulan.

Pelaksanaan simulasi hari pertama, kedua dan ketiga dinyatakan lancar, sehat, ceria dan terselenggara sesuai dengan protokol kesehatan. Terimakasih atas kerjasama semua pihak, atas terselenggaranya simulasi PTM terbatas di SD Kemukus. (Peni)