Giat PTMT SD Negeri 2 Sentolo Tahun 2022

Kulon Progo  (SD Negeri 2 Sentolo),  melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Pelaksanaan PTMT mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yakni Mendikbud Ristek dan Pendidikan Tinggi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. Pelaksanaan PTMT mengacu pula pada Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo Nomor 421/2171 tertanggal 31 Desember 2021, tentang PTMT, pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022.

Menurut amanah Kepala Disdikpora Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo, S.Sos., S.Si, ”Bagi sekolah yang memenuhi syarat dan siap dipersilakan pelaksanaan PTM 100%. Namun pelaksanaannya agar tidak tergesa-gesa dan memaksakan diri, protokol kesehatan dan keselamatan warga sekolah yang diutamakan.” 

Langkah awal yang dilakukan adalah memperbarui isian (update) Daftar Periksa Dapodik pada laman https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar, memverifikasi nomor WhatsApp kepala satuan pendidikan pada laman http://sekolahaman.kemkes.go.id, melaporkan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan satuan pendidikan melalui laman https://blc.bersatulawancovid.id.

Berdasarkan persyaratan, kegiatan PTMT di SD Negeri 2 Sentolo yang dimulai Senin, 3 Januari 2022, sudah memenuhi syarat. Guru sudah divaksinasi 100%, sedangkan jumlah peserta didik yang divaksinasi lebih dari 90%. Luas ruang kelas yang kurang memadai menyebabkan pelaksanaan PTMT dibagi menjadi 2 shift dengan jumlah peserta didik 50%, lama belajar maksimal 6 jam/hari, dan jarak antar peserta didik satu meter. Lama belajar maksimal 6 jam/hari ini baru terlaksana 5 jam/hari, dengan fokus pada nilai-nilai karakter (PPK) di awal selama 15 menit, proses, dan akhir pembelajaran, serta difokuskan penanaman kemampuan peserta didik.

Kegiatan PTMT dilaksanakan sesuai protokol kesehatan secara ketat. Peserta didik hadir menurut jeda waktu yang sudah ditentukan, sedangkan peserta didik yang bergejala flu disarankan belajar dari rumah. Peserta didik datang dan pulang melakukan CTPS dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Lalu dilakukan pengecekan suhu dan dicatat dalam buku catatan kesehatan warga sekolah. Kemudian peserta didik memasuki ruang kelas diterima guru kelas masing-masing. Guru yang bertugas diharapkan untuk selalu fokus. Hal ini dikarenakan apabila guru lengah maka akan terjadi kelonggaran, seperti peserta didik berkerumun (berpelukan, tos, berkumpul, dll), yang melanggar aturan jarak satu meter.

Kegiatan PTMT dilaksanakan tanpa waktu istirahat. Peserta didik diwajibkan membawa masker cadangan, hand sanitizer, sapu tangan, dan menggunakan peralatan sekolah milik sendiri. Kantin sekolah belum diperbolehkan dibuka, sehingga peserta didik membawa bekal sendiri. Hal ini tentunya dapat terlaksana dengan dukungan dan kerjasama dari orang tua. Diantaranya mempersiapkan kebutuhan peserta didik dalam pelaksanaan PTMT seperti yang telah disebutkan sebelumnya, atau mempersiapkan kebutuhan belajar dari rumah ketika sakit, serta mengantar dan menjemput hanya sampai diluar pintu gerbang.

Evaluasi pekan pertama dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Januari 2022. “Alhamdulillah pelaksanaan PTMT sepekan ini berjalan dengan lancar. Terimakasih atas kerja sama Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan sekaligus Satuan Tugas Covid-19. Tetap berikan motivasi, dan selalu ingatkan anak-anak tentang protokol kesehatan.” kata Juniarti selalu Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah dan Ketua Satuan Tugas selalu memantau, memonitor, mengingatkan prokes sekaligus memotivasi pelaksanan pembelajaran PTMT dari satu kelas ke kelas lain. Gadang Wahyu Trijoko, S.Pd. selaku ketua Satuan Tugas Covid-19 menyampaikan, ”Meskipun tugas  guru dalam kondisi pandemi ini lebih berat, mohon agar melaksanakan tugas tambahan sebagai Satuan Tugas Covid-19 dengan sebaik-baiknya.”

Kepala sekolah mengingatkan agar Tim PTMT dan Satuan Tugas Covid-19 bekerja sama, berkolaborasi, dan saling mengingatkan demi kesuksesan keamanan dan lancarnya pembelajaran PTMT. “Kepala Sekolah yang tidak memberikan sanksi bagi warga satuan pendidikan yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diberikan sanksi oleh Kepala Dinas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku", tandas kepala sekolah sambil membacakan kembali Surat Edaran Kepala Disdikpora pada point nomor 5.

Pada hari Senin, 10 Januari 2022, dalam pelaksanaan di pekan kedua diadakan perubahan jadwal. Hal ini dikarenakan ada kelas yang memenuhi syarat untuk masuk 100%, yaitu kelas I. Kelas I masuk 100% dengan jumlah peserta didik 22 anak. Kelas lainnya masih menerapkan 50% dari kapasitas ruang kelas. Evaluasi pekan kedua akan dilaksanakan selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk melanjutkan dan memperbaiki agar PTMT ke depan dapat berjalan dengan lancar, aman, sehat, dan bertahap menuju 100%, sesuai harapan warga sekolah khususnya di SD Negeri 2 Sentolo. (Juniarti Siti DMS)

#Prokesketat

#Salamsehat

#BahagiaBerbagiBerlanjut

#PTMTSukses