Belajar Asyik Perbandingan Bilangan dengan Alat Peraga Crocodile Math

Alat peraga adalah media yang dapat digunakan dan dimanfaatkan guru untuk menjelaskan konsep pembelajaran dari materi yang bersifat abstrak atau kurang jelas menjadi nyata dan jelas sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian serta minat peserta didik. Alat peraga merupakan suatu alat yang dipakai guru untuk membantu proses belajar-mengajar yang berperan besar sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajar. Tujuan penggunaan alat peraga diantaranya adalah untuk memberikan wujud yang riil terhadap bahan yang dibicarakan dalam materi pembelajaran. Alat peraga yang dipakai dalam proses belajar-mengajar dalam garis besarnya memiliki manfaat menambahkan kegiatan belajar peserta didik, menghemat waktu belajar, serta dapat membangkitkan minat, perhatian dan aktivitas peserta didik.

Crocodile Math merupakan salah satu alat peraga yang dapat dimanfaatkan guru untuk membantu menjelaskan konsep pembelajaran kepada peserta didik terkait dengan materi “Perbandingan Bilangan dengan Menggunakan Simbol”. Dimana biasanya guru menggunakan kata “dicaplok (>)” atau “mencaplok (<)” atau “sama dengan (=)”. Akan tetapi menurut penelitian yang telah dilakukan, beberapa peserta didik masih merasa kebingungan dengan kata “dicaplok” atau “mencaplok” atau “sama dengan” terkadang masih terbalik antara tanda < dengan tanda >.

Untuk mengatasi hal tersebut Guru kelas 1B SD IT Budi Mulyo Sentolo menggunakan alat peraga berupa “Crocodile Math”.

Dalam kegiatan pembelajaran tentang perbandingan bilangan guru mula-mula meminta setiap peserta didik membuat alat peraga Crocodile Math tersebut. Kegiatan membuat alat peraga ini dilakukan di rumah masing-masig karena bertepatan dengan kegiatan Ujian Sekolah kelas 6 sehingga peserta didik yang lain melaksanakan pembelajaran secara daring. Guru membagikan video tutorial membuat Crocodile Math melalui WAG. Cara membuat alat peraga ini sangat mudah dan tidak memerlukan banyak biaya. Kita hanya membutuhkan kardus bekas, penggaris, pensil, gunting, kertas warna, lem, spidol, serta lakban bening. Yang mana alat-alat tersebut mudah sekali dijumpai di warung terdekat atau bahkan sudah terdapat di rumah.

Langkah-langkah membuat Crocodile Math

  1. Siapkan kardus bekas, penggaris, pensil, gunting, dan lem
  2. Buatlah pola persegi panjang pada kardus dengan mengguakan penggaris supaya rapi
  3. Potong pola persegi panjang (buatlah 2 persegi panjang sama besar)
  4. Pada bagian persegi panjang pertama tempelkan kertas warna biru
  5. Buatlah sebuah persegi kecil di tengah kemudian potong pola persegi tersebut
  6. Tempelkan pada persegi panjang yang masih utuh menggunakan lem
  7. Buatlah 2 gambar ikan pada kertas warna yang lain
  8. Potong dan tempelkan gambar ikan tersebut pada kardus persegi panjang yang sudah dilapisi dengan kertas warna biru tadi secara berhadapan di sisi kanan dan kiri persegi kecil
  9. Tempelkan lakban bening pada badan ikan (fungsinya agar saat badan ikan ditulisi dengan angka masih bisa dihapus dan digunakan lagi)
  10. Buatlah 3 persegi pada kardus sisa disesuaikan dengan ukuran persegi yang tengah tadi
  11. Berikan gambar < , > , dan = pada masing-masing persegi
  12. Berikan hiasan mata dan gigi buaya pada tiap-tiap simbol

Setelah peserta didik selesai membuat Crocodile Math guru memberikan petunjuk penggunaan alat peraga tersebut. Guru mengajak peserta didik untuk mempraktikkan membandingkan bilangan menggunakan Crocodile Math.

Petunjuk Penggunaan Crocodile Math

  1. Tuliskan bilangan pada masing-masing badan ikan menggunakan spidol
  2. Tentukan perbandingannya dengan melihat angka-angka tersebut
  3. Cari dan pasangkan gambar yang memuat simbol pada bagian tengah-tengah ikan
  4. Baca dan simpulkan hasil perbandingan 2 bilangan tersebut
  5. Hapus bilangan menggunakan penghapus spidol atau tisu
  6. Begitupula seterusnya

Penggunaan alat peraga Crocodile Math yang mudah ini sangat membantu peserta didik untuk memahami materi perbandingan bilangan. Selain mudah alat peraga Crocodile Math ini sangat fleksibel untuk dibawa kemana-mana karena peserta didik tidak perlu khawatir kehilangan angka yang disiapkan. Karena peserta didik tinggal menuliskan angka/bilangan pada badan ikan dan dapat menghapusnya kembali.

Oleh: Arvianita, S.Pd. (SD IT Budi Mulyo)