Hari Kesehatan Gigi Nasional Indonesia Tahun 2022

Kulon Progo  (SD Negeri 2 Sentolo). ”Hari Kesehatan Gigi  Nasional Indonsia Tahun 2022. Pulih Bersama dengan Senyum Sehat  Indonesia. Gigiku Sehat... Gigiku Bersih... Cling … cling … cling.”  Menggema suara yel-yel yang dipimpin oleh Hanifah Rizki Ramadham siswa kelas enam di halaman sekolah SD Negeri 2 Sentolo.

Yel-yel diucapkan bersamaan penyelenggaraan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) Indonsia Tahun 2022. HKGN diprakarsai Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Puskesmas Sentolo I, dan 2 serta dipusatkan di SD Negeri 2 Sentolo. Hadir membersamai kegiatan, tim PDGI Kabupaten Kulon Progo, Ketua PDGI (Kepala Puskesmas Nanggulan) drg. Wira Utami.  Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo Dr. drg. TH Baning Rahayujati, M.Kes, beserta 6 tim lainnya. Dari Puskesmas  Sentolo I (Kepala Puskesmas) dokter Reny Lo, drg. Prita Sari MD, drg. Diah Widi Astuti, dan 2 tim operator, dari Puskesmas Sentolo II  (Kepala Puskesmas) drg. RA Hannie Permatasari. Peserta sikat gigi adalah siswa SD Negeri 2 Sentolo sejumlah 150 siswa.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 12 September 2022 di halaman SD Negeri 2 Sentolo. Ketua Pengurus Besar PDGI Kabupaten Kulon Progo drg. Wira Utami menyampaikan dalam sambutannya bahwa sikat gigi bersama diadakan secara  nasional untuk memecahkan rekor muri, dan disiarkan secara daring melalui streaming pada pukul 09.00 WIB. Drg Wira Utami, Dr. drg. TH Baning Rahayujati, M.Kes, juga memotivasi membimbing dan menyemangati siswa dengan yel-yel HKGN Indonesia.”Hari Kesehatan Gigi  Nasional Indonsia Tahun 2022. Pulih Bersama dengan Senyum Sehat  Indonesia. Gigiku Sehat ... Gigiku Bersih ... Cling … cling … cling.”

Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang sikat gigi  yang disampaikan oleh drg. Prita Sari Mustika Dewi (dokter gigi Puskesmas Sentolo 1).  Drg Prita menyampaikan materi sekaligus praktik edukasi menyikat gigi yang benar dengan peraga tiruan gigi. Menyikat gigi yang benar setiap hari sebanyak dua kali setelah makan dan sebelum tidur selama dua menit. Sikat gigi harus dilakukan secara rutin. Tujuannya agar gigi selalu sehat, tidak berlubang, sebab jika sampai sakit akan mengganggu konsentrasi dalam belajar juga bekerja.

Gigi yang harus dibersihkan adalah permukaan gigi bagian luar, permukaan gigi bagian dalam, permukaan yang digunakan untuk mengunyah dan lidah. Cara menyikat gigi yang benar diperagakan dengan gerakan di gigi tiruan dan nyanyian yang ditirukan para siswa. Permukaan gigi luar cara menyikat gigi diperagakan dengan lagu bulat-bulat, bulat-bulat, bulat-bulat, bulat-bulat, sekali lagi. Permukaan gigi bagian dalam disikat diperagakan dengan lagu merah-putih, merah-putih, merah-putih, merah-putih, sekali lagi. Permukaan yang digunakan untuk mengunyah disikat dengan cara maju mundur seperti lagu, maju-mundur, maju-mundur, maju-mundur, maju-mundur, sekali lagi, sedangkan lidah disikat dari tengah lidah ke ujung lidah.

Acara inti dibagi menjadi tiga sesi, sesi pertama siswa kelas satu-dua, sesi kedua siswa kelas tiga-empat, dan sesi ketiga siswa kelas lima-enam. Siswa berjajar di depan kelas melaksanakan sikat gigi bersama didampingi seluruh tim PDGI Kulon Progo beserta tim Puskesmas Sentolo I dan II, kepala sekolah, guru karyawan SD Negeri 2 Sentolo dan Suratno (Bhabinkamtibmas Kalurahan Sentolo).

Kepala Sekolah siap melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan monitoring  dan evaluasi. Monev diadakan setelah 21 hari menyelesaikan tantangan menyikat gigi pagi dan malam hari secara rutin,  sejak dilaksanakan sikat gigi massal. Monev dilaksanakan melalui cek list ketertiban siswa dalam menyikat gigi.

Diakhir kegiatan drg. Wira Utami didampingi dr Renny Lo menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih pelaksanaan sikat gigi berjalan lancar, siswa mudah diarahkan. Kerja sama yang sudah terjalin dengan baik semoga selalu terjaga. Harapannya komitmen dua kali sikat gigi sehari berjalan dengan tertib dan lancar dalam keluarga dan siswa mampu menjadi percontohan di lingkungan. Semoga mampu meraih rekor dunia melalui Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (Juniarti Siti DMS)

#TetapProkes

#GigikuSehatGigikuBersih

#BahagiaBerbagiBerlanjut