Powerfull Learning Community, Deep Intro Pada PENDAR KOMUNITAS GSM KULON PROGO

Kokap, Senin(13/03/2023), Drs Teguh Riyanto, M.Pd ketua komunitas GSM KP membuka kegiatan PENDAR (Pekan Perubahan dari Akar Rumput) GSM Kulon Progo dengan mengusung tema “Powerfull Learning Community dan Deep Intro” pada pertemuan rutin komunitas yang bertempat di SD Negeri Pantaran Kokap. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan bahwa kegiatan rutin menjadi ajang saling suport dan berbagi praktik baik antar sekolah yang sangat bermanfaat dan diharapkan terus berkembang, selalu menambah inovasi dalam mengelola Sekolah menuju “Piramida Transformasi Sekolah 0.4” yang menyenangkan. 
PENDAR kali ini dihadiri kurang lebih 40 orang, guru dan kepala sekolah dari masing-masing sekolah yang tergabung dalam komunitas GSM KP serta seluruh keluarga besar SD Negeri Pantaran. Hadir pula leader GSM Kulon Progo ibu Karsiyem, M.Pd, dan ibu Puji Murniati, S.Pd. 
SD Negeri Pantaran dalam share praktik baik diawali penampilan ketrampilan siswa-siswanya dalam bermain angklung yang sangat memukau para peserta/undangan. Lucia Warsini, S.Pd, kepala sekolah SD Negeri Pantaran berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam kondisi apapun termasuk jumlah siswa yang minim bersama GSM. Mengkondisikan lingkungan sekolah menjadi lebih menarik nyaman dan aman adalah hal pertama beliau lakukan. Lebih lanjut Tukidi, S.Pd.SD guru SD N Pantaran, menceritakan perjalanan sekolah mengadakan perubahan terhadap 4 kondisi sekolah. Dimulai dengan menyediakan lingkungan yang positif, berkolaboratif dengan wali murid dan lingkungan sekitar dalam berbagai kegiatan sekolah. Mendorong guru melaksankan KBM yang mengasah penalaran, serta terus mengembangkan pembiasan kegiatan Social Emotion Learning (SEL/kesadaran diri). Implementasi dari kegiatan SEL ini antara lain kegiatan pengajian wali selapanan setiap Jumat Pahing, pembiasaan sholat dhuha berjamaah, dan sedekah pagi yang sudah konsisten dilakukan tanpa ada unsur paksaan. 

 

Leader GSM Kulon Progo, Puji Murniati, S. Pd menyampaikan pentingnya materi PLC dan Deep Intro bagi guru dan kepala sekolah. Mengapa? Powerfull Learning Community, dapat mengasah pengetahuan dan keterampilan di dalam dan di luar sekolah, membangun kekuatan imajinatif untuk menciptakan praktik & gagasan baru, membuat dampak bagi siswa (interaksi, karakter dan performa belajar siswa) dan PLC akan lebih memudahkan guru untuk mendiskusikan dan memecahkan problem sesuai kebutuhan sekolah. Dengan memahami PLC dan Deep intro diharapkan guru dan kepala sekolah dapat memaksimalkan pelayanan prima terhadap dunia pendidikan. Menurut Karsiyem, M. Pd. Deep Intro merupakan teknik untuk saling mengenal hingga tumbuh kenyamanan dalam berkomunikasi. Media yang digunakan bebas, diantaranya pas foto yang berkesan, benda kesayangan atau hal lain yang private bagi peserta. Dengan media ini mereka akan menceritakan suatu peristiwa yang berkaitan dengan media yang mereka bawa. Nilai baik yang tersirat ketika ada teman yang bicara adalah mendengarkan, ada kesabaran dalam mendengarkan cerita tersebut, ada rasa empati, simpati, dan ada kejujuran serta keterbukaan. Sehingga mereka menjadi lebih dekat dan menjadi mengenal satu dengan yang lainnya tanpa ada rasa canggung, ada yang dominan lebih dari yang lainnya. Hal ini terjadi karena mereka berbicara dengan hati dan menggunakan olah rasa sehingga muncul rasa menghargai antar sesama. 


Berikutnya, Puji Murniati, S.Pd., leader handal GSM KP menyampaikan tentang Leadersheep program GSM, meliputi 4 perubahan yang akan diterapkan dalam PLC dan Deep Intro. Langkah-langkah pelaksanaan PLC melalui beberapa tahapan diantaranya; mengenal dan interaksi yang dimulai dengan Share yang bermakna setiap guru/kepala sekolah menyampaikan masalah yang dihadapi kemudian menyampaikan cara menanggulanginya. Langkah berikutnya adalah Refleksi yakni setiap guru/kepala sekolah mengingat ingat apakah selama ini telah melakukan intervensi terhadap siswa/guru, melihat dan merasakan dampak yang muncul setelah ada intervensi tersebut. Tahap Evaluate; Guru/Kepala Sekolah melihat apakah berdampak baik atau menambah masalah lain. Setelah menemukan dampaknya maka guru/kepala sekolah melakukan tahap Inquiry yaitu mengidentifikasi cara-cara terdahulu yang telah dilakukan ditambahkan dengan cara baru dalam menyelesaikan masalah. Ide baru yang muncul kemudian disatukan dalam sebuah Design yang akan dipraktikkan di kelas/di sekolah tersebut serta lingkungan lainnya. Kemudian Teach, lakukan praktik, setelah semua diterapkan maka guru/kepala sekolah melihat dampak dari yang telah dilakukan apakah ada dampak atau tidak, tindakan ini merupakan tahapan asesment (Asses). 
Sementara itu untuk lebih memahami PLC dan Deep Intro Leader GSM membersamai peserta mempraktekan langsung kegiatan PLC dan Deep Itro. Peserta yang hadir dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok melakukan Powerfull Learning Comunity sesuai tahapan-tahapannya. Penentuan nama setiap kelompok sepakat menggunakan nama-nama bunga dengan harapan wangi harum bunga pilihannya berimbas pada kelompoknya. Diskusi peserta kian seru dan nampak nilai-nilai kebersamaan, saling memberikan masukan agar masalah yang muncul segera terselesaikan. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan. Presentasi dilakukan oleh masing-masing wakil peserta dengan berbagai cara dan gaya. Ada yang menyampaikan dengan cara serius ada yang dengan teknis menyenangkan, ada pula yang bersifat santai namun mengena. Keseruan kegiatan ini berlanjut dengan praktik Deep Intro. Hasil dari kegiatan praktik ini terlihat sesama peserta semakin akrab, terbangun suasana yang hangat dan menyenangkan dalam setiap kelompok bahkan antar kelompok. Para pesertapun tidak sabar akan segera mengimbaskan pada teman dilingkungan sekolah masing-masing.

GSM Kulon Progo; Berubah ‘SIAP’ Berbagi “OK” Berkolaborasi “Yes”, menjadi jargon penyemangat menggemakan proses perubahan mindset guru/kepala sekolah melalui PLC dan Deep intro di satuan pendidikan masing-masing. Guru dan kepala sekolah dengan bangga dan bahagia dapat menyalakan arang Gerakan Sekolah Menyenangkan di mana saja demi masa depan anak-anak yang memiliki integritas tinggi. Para leader GSM (Puji Murniati, S. Pd. dan Karsiyem, M. Pd.) menegaskan harapan tertinggi dari kegiatan PENDAR ini adalah membawa anak-anak memiliki “olah rasa” yang berdampak dalam kehidupan sosialnya dan masa depan anak bangsa, tutupnya.

Sumber: Nur Akhadiah S.Pd., Nur Hastuti SE.GSM KP