SMPIT Ibnu Mas’ud, Kuatkan Budaya Positif Sekolah Melalui Santri Mengabdi

Wates-DikporaKP, Budaya positif menjadi tajuk utama dalam dunia pendidikan kita saat ini. Pelaksanaannya di sekolah menjadi tolok ukur keberhasilan pembentukan karakter murid. Budaya positif ini tumbuh sejalan dengan perkembangan aktivitas murid di dalam maupun di luar lingkup sekolah. SMPIT Ibnu Mas’ud, sebagai salah satu sekolah islam terpadu di Kulon Progo sadar betul akan hal ini. Melalui salah satu program unggulannya yaitu Santri Mengabdi, SMPIT Ibnu Mas’ud terus berkomitmen untuk membentuk dan mengembangkan budaya positif santri melalui kegiatan tebar manfaat untuk masyarakat sekitar.

Kegiatan santri mengabdi terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama adalah santri mengabdi berbasis wilayah khusus yang dilaksanakan pada tanggal 18-23 Maret 2024 dilanjutkan dengan santri mengabdi berbasis wilayah domisili santri pada tanggal 29 Maret sampai dengan 10 April 2024. Pada tahun ini, SMPIT Ibnu Mas’ud menerjunkan 105 santrinya untuk melaksanakan tugas santri mengabdi. Para santri tersebar di 18 titik lokasi yang dipusatkan pada 4 kapanewon yaitu Girimulyo, Panjatan, Sentolo, serta Temon. Sebelum melaksanakan tugas, seperti biasa para santri dibekali terlebih dahulu dengan beberapa keahlian diantaranya keterampilan bermasyarakat, pelatihan khutbah, pembekalan tajwid dasar serta keahlian lainnya yang nantinya akan dipraktekkan saat pelaksanaaan santri mengabdi.

Pembukaan kegiatan Santri Mengabdi dilaksanakan di lapangan SMPIT Ibnu Masud pada 18 Maret 2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta seluruh santri SMPIT Ibnu Mas’ud. Dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMPIT Ibnu Masud, Riswanto, S. Pd.I. menyampaikan 3 pesan utama kepada para santri yaitu belajarlah dengan sungguh-sungguh bersama masyarakat, tebarkan manfaat untuk masyarakat, serta jaga nama baik sekolah. Disamping itu, beliau juga mengingatkan kepada para santri untuk menjaga perilaku dan sikap mereka dalam setiap kegiatan bermasyarakat yang dilakukan, Untuk arahan teknis keberangkatan dan pelaksanaan program diilakukan oleh Koordinator Program Santri Mengabdi, Latif Kurrnia Sandy, S. Pd. Pada akhir sesi Kepala Sekolah SMPIT Ibnu Mas’ud secara resmi menerjunkan seluruh santri dalam program Santri Mengabdi.

Dalam pelaksanaannya, banyak sekali aktivitas yang dilakukan oleh para santri, diantaranya adalah program tilawah dan al matsurat rutin dengan warga sekitar pada setiap masjid yang ditempati, imam sholat dan kultum, program bersih-bersih masjid, serta program unggulan pada setiap kelompok. Setiap program dilaksanakan secara rutin selama santri mengabdi berlangsung. Sementara untuk program unggulan dilaksanakan melalui koordinasi santri dengan sekolah. Program unggulan yang dilaksanakan adalah pengajian dan bakti sosial. Program pengajian dilaksanakan pada hari Kamis 21 Maret 2024 di masjid Al Barokah dan masjid Al Mujahidin dengan menghadirkan Ustadz Riswanto yang juga merupakan Kepala Sekolah SMPIT Ibnu Mas’ud. Sementara program bakti sosial dialokasikan di  Masjid Al Hidayah, Masjid Al Barokah dan Musholla Al Mukaromah. Dalam menginisiasi program ini, para santri dilibatkan untuk melakukan pendataan jumlah warga setempat yang akan mendapatkan bakti sosial. Untuk lokasi bakti sosial  ditetapkan di 2 masjid dan 1 musholla yaitu Masjid Al hidayah, Masjid Al Barokah  dan Musholla Al Mukaromah.

Para Santri akan secara resmi ditarik dari lokasi santri mengabdi pada Sabtu, 23 Maret 2024. Setelah resmi ditarik, Program Santri Mengabdi ini akan dilanjutkan dengan Program Santri Mengabdi berbasis wilayah tempat tinggal pada 29 Maret sampai 10 April 2024. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Santri Mengabdi berbasis wilayah tempat tinggal kurang lebih sama dengan yang berbasis wilayah khusus. Hanya yang membuat berbeda adalah lokasi dan teknis pelaksanaannya saja. Rangkaian kegiatan Santri Mengabdi secara keseluruhan akan berakhir pada 10 April 2024.

Secara umum kegiatan Santri Mengabdi ini merupakan wujud dari penerapan konsep budaya positif sekolah yang memiliki dampak secara langsung bagi masyarakat. Melalui Program Santri Mengabdi ini para santri berkesempatan untuk membentuk karakter diri serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui budaya positif yang ditunjukkan oleh para santri di tengah masyarakat.