Pemartabatan Bahasa Indonesia

PEMARTABATAN BAHASA INDONESIA

 

Mendasar Surat dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nomor: 5947/G/BS/2016, tanggal 8 Agustus 2016, perihal: Pemartabatan bahasa Indonesia, dengan ini Kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional dan bahasa resmi negara berdasarkan amanat Sumpah Pemuda 1928 dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Hal itu, antara lain, tampak pada papan-papan nama gedung/bangunan, papan petunjuk, kain rentang, dan iklan di ruang publik yang nyaris tergeser oleh penggunaan bahasa asing. Kondisi yang hampir serupa juga terjadi pada penggunaan bahasa dalam administrasi pemerintahan, seperti yang tercermin pada surat-surat dinas dan laporan. Kaidah bahasa yang selama ini telah dibakukan belum sepenuhnya diterapkan dengan baik dan benar.

2. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa bahasa Indonesia yang merupakan simbol kedaulatan dan jati diri bangsa belum sepenuhnya dimartabatkan di negeri sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo beserta seluruh SKPD-nya untuk dapat mengatasi persoalan tersebut dengan mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia.

3. Bahasa asing penting untuk dikuasai agar kita mampu bersaing dan berperan dalam kehidupan global. Namun, bahasa Indonesia jauh lebih penting untuk diutamakan karena merupakan jati diri dan citra bangsa yang selama ini telah mampu membangun keindonesiaan kita dan juga telah mampu mempersatukan berbagai suku bangsa dengan beragam budaya, bahasa dan adat-istiadatnya ke dalam satu kesatuan bangsa Indonesia.Terkait dengan itu, bahasa-bahasa daerah pun sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa perlu kita lestarikan, sehingga melalui komitmen kita bersama untuk memartabatkan bahasa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, bahasa Indonesia benar-benar dapat menjadi citra, jati diri, dan simbol kedaulatan bangsa.

 

Secara detil klik disini